Beli Buku Flat Earth Bumi Datar

Siapa yang Mencetak Dollar AS ?

Jika awam disodorkan pertanyaan diatas, kemungkinan besar ia akan menjawab “Bank pemerintah AS lah yang mencetak dollar AS”. Banyak orang menganggap The Federal Reserve (The Fed) sebagai bank sentral milik pemerintah AS. Namun tahukah anda bahwa lembaga yang didirikan tahun 1913, serta memiliki hak mencetak dollar AS ini sebenarnya adalah milik swasta ?

The FED adalah bank sentral AS yang didirikan untuk ketiga kalinya. The First Bank of US adalah bank sentral AS (1791) yang pertama. Pemiliknya adalah Rothschild, diberikan konsesi selama 20 tahun, dan saat konsesi habis (1811) bank sentral ini dibubarkan. Empat tahun setelahnya lahir lah The Second Bank of US (1815) dengan konsesi 20 tahun juga (1935). Pasca dibubarkan nya The Second Bank of US tahun 1935, AS tidak memiliki bank sentral, dan proses pencetakan uang kembali dipegang oleh pemerintah melalui US Notes.

Kondisi ini tentu membuat resah Rothschild dan kawan kawan (Elite Global) yang sejatinya punya misi menguasai dunia dengan cara memegang kendali ekonomi dunia melaui bank sentral. Oleh karenanya mereka merancang strategi untuk membuat bank sentral seolah kembali dibutuhkan oleh AS.

Strategi Elite Global Memunculkan The FED

Di tahun 1907, agen Rothschild di AS yang bernama Jacob Shiff (God of Wall Street) menebar isu politik lewat pidato kongres. Isu yang ia hembuskan adalah mengenai keharusan didirikan kembali bank sentral. Karena jika tidak, maka ekonomi AS akan hancur. Agen Rothschild yang lain, yakni JP Morgan (orang yang menjegal project listrik gratis Tesla) juga membuat isu yang mendukung pernyataan Schiff dengan mengatakan bahwa ada dua bank di AS yang tidak memiliki likuiditas dan akan segera bangkrut.

Saat itu sebagian besar grup media masa di AS telah mereka kuasai. Oleh karenanya dengan mudah Elite Global mem blow up isu fiktif tersebut, hingga membuat kepanikan nasional. Mereka berhasil membuat rakyat percaya dengan isu hoax tersebut. Nasabah bank yang diisukan akan bangkrut tersebut secara serempak menarik uang mereka. Tragedi ini dikenal dengan sebutan Panic 1907.

Agenda Elite Global sukses, usaha menakut-nakuti pemerintah dan rakyat AS tentang perlunya keberadaan bank sentral disambut dengan disyahkannya UU Bank Sentral (Federal Reserve Act) pada tanggal 22 Deember 1913. Sejak tahun 1913, dollar AS kembali dicetak oleh swasta, dan setiap dollar yang dicetak The FED adalah utang bagi pemerintah AS berikut bunga nya.

The FED seolah telah menjadi pahlawan dengan menuntaskan tragedi Panic 1907, namun dibalik itu semua The FED akan segera menjadi pemegang monopoli kredit yang akan menerkam masyarakat sedunia untuk keuntungan para Elite. The FED akan terus membuat program, bahwa inflasi adalah suatu kepastian di masa depan. Harga kebutuhan akan terus melonjak, kesenjangan sosial akan terus mewabah dan tindak kriminal semakin beragam disemua kalangan.

Uang Kertas Sama Dengan Cek Kosong

Setelah ilusi uang kertas mendunia, maka strategy The FED untuk memastikan inflasi terbilang sederhana, yakni cukup dengan cara mencetak uang yang banyak tanpa perlu backup logam mulia.

Orang sedunia tidak lagi memahami bahwa uang kertas itu sejatinya hanya cek kosong, hanya berupa surat hutang, dan menjadi bernilai karena setiap uang yang dicetak di backup dengan emas. Saat ini cek kosong yang hanya terbuat dari kertas itu telah menjadi sakti, bisa berpindah tangan dari satu manusia ke manusia yang lain, dan ini sudah menjadi sistemik kehidupan. The FED menjadi pihak yang diuntungkan dengan terus mencetak dollar, sementara pihak lain harus menyerahkan komoditi yang semuanya bisa dibeli dengan dolar. Jelas ini tidaklah adil. Mereka tambahkan ilusi pemanis di cek itu dengan tulisan “In God We Trust” sebagai jembatan untuk menjerumsukan seluruh umat beragama kedalam sistem ini.

Tidak hanya inflasi, dengan digenggamnya manajemen sirkulasi uang dan ekonomi dunia, para Elite bisa melakukan berbagai agenda busuk mereka yang diantaranya adalah proyek mega fiktif luar angkasa atau program depopulasi manusia melalui perang, dunia medis, makanan, hingga mewabahkan LGBT ke seluruh dunia.

One thought on “Siapa yang Mencetak Dollar AS ?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *