Jual Buku Flat Earth Bumi Datar


HAARP Senjata Pemusnah Berdalih Penelitian

HAARP Senjata Pemusnah Berdalih Penelitian
Depopulasi adalah agenda Elite Global yang tersurat di dalam The Protocol of Zion. Protokol ini merupakan master plan yang dirancang oleh Rothschild (Mayer Amschel Bauer) guna menuntun kelompok yang ia bangun (Bavarian Illuminati) dalam rangka menguasai dunia. Perlu dicatat bahwa Zionisme adalah gerakan Yahudi palsu (bukan Yahudi ber-Tuhan / Jew Masonic alias Yahudi versi Mason), dan merekalah yang secara tegas menurut Al-Qur’an harus diwaspadai dan dimusuhi. Baca Juga : Yahudi Palsu

Depopulasi adalah program pengurangan populasi, lebih tepatnya penyedikitan populasi manusia. 500.000.000 jiwa penduduk bumi, menjadi angka yang dianggap ideal bagi Elite Global untuk merealisasikan visi mereka yakni New World Order (NWO). Berbagai program depopulasi yang keji mereka rancang. Mulai dari ilusi kelangkangan minyak bumi dan memonopolinya, kekacauan, kepanikan bahkan adu domba bisa kapan saja mereka buat. Lewat Biological Weapon berbalut obat-obatan, vaksinasi bahkan penyedap makanan, usia manusia mereka coba persingkat dan kejiwaan manusia mereka rusak. Lewat LGBT yang dikampanyekan atas jargon HAM, mereka berusaha menghambat reproduksi manusia, serta lewat teknologi pengendalian cuaca berbalut program penelitian, mereka musnahkan ribuan manusia dengan dalih fenomena alam.

HAARP Pengendali Cuaca
Dikutip dari Wikipedia, bahwa Angkatan Udara dan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mendanai program penelitian ionosfir dengan tujuan pengembangan komunikasi frekuensi radio dan teknologi keamanan, yakni pengintaian. Nama program ini adalah HAARP (High Frequency Active Auroral Research Program). Well, apakah benar HAARP adalah program penelitian ?

Cikal Bakal HAARP

Cikal bakal lahirnya program ini berawal dari temuan seorang jenius berama Nikola Tesla (Tesla). Ia meng-klaim telah membuat teknologi bebasis gelombang ELF (Extremely Low Frequency) untuk dapat megendalikan cuaca. Gelombang ini berada pada kekuatan 1-20 Hz. Gelombang ini sebenarnya adalah gelombang yang ada disekeliling kita sehari-hari. Alat elektronik rumah tangga atau listrik yang berasal dari kendaraan adalah contoh benda-benda yang mengeluarkan ELF, dan dalam level normal gelombang ini tidak akan menyakiti manusia. Tesla mengklaim bahwa ELF dapat difokuskan, ditembakan ke ionosfir dan hal ini dapat pula memanipulasi cuaca.

ELF akan menciptakan panas pada ionosfir dan mendorong permukaan kubah bumi (lapisan langit). ELF yang ditembakan ke ionosfir akan menghasilkan Jetstream, yakni angin yang mampu menggerakan dan membawa jutaan kubik air. Aliran Jetstream berkecepatan 300 mill/jam, bak seperti sungai besar dilangit yang mengelilingi dunia. Apa yang ditemukan Tesla dianggap memicu lahirnya genarsi baru senjata pemusnah, yakni senjata pengendali cuaca.

Sejarah Teknologi Pengendali Cuaca

Tahun 1976, disinyalir ada gelobang frekuensi tak biasa terdeteksi. Gelombang frekuensi ini menggangu siaran radio, siaran TV bahkan saluran telepon di Amerika Utara. Para Ilmuan AS mendeteksi bahwa gelombang pengganggu ini berasal dari Uni Soviet. Diketahui bahwa mereka memiliki stasiun transmisi radio besar yang dirahasiakan. Frekuensi penganggu ini disebut oleh AS sebagai Rusian Woodpecker dikarenakan suara mengganggunya bak seperti patukan burung pelatuk. Hingga akhirnya gelombang pengganggu itu benar-benar hilang (1989) tujuannya masih juga belum diketahui. Namun menurut teori konspirasi, Soviet sejatinya telah menemukan dasar teknologi pengendali cuaca berbasis ELF, membuat gempa bumi buatan meski baru hanya dalam radius 1 KM. Saat Uni Soviet mengalami krisis, semua teknologi tersebut dijual ke AS.

Awan Buatan HAARP


Tahun 1992, AS membangun stasiun transmisi radio besar di Gakona, Alaska dalam rangka mengembangkan teknologi pengendali cuaca yang pernah dibuat Uni Soviet. Project ini dinamakan HAARP, dengan dalih penelitian ionosfir seperti yang admin sebutkan diawal. Antena-antena yang dibangun HAARP sejatinya bukan diperuntukan untuk telinga manusia, namun digunakan untuk menembakan ELF ke ionosfir. Frekuensi legal untuk stasiun radio AM adalah 50 KW. Sementara itu apa yang dihasilkan oleh 360 antena HAARP setara dengan 7200 stasiun radio AM berkekuatan frekuensi mencapai 3600 KW.

HAARP Senjata Pemusnah Masal

Antena HAARP yang ditembakan kelangit akan membuat ionosfir menjadi amat panas, yang akan berimbas perubahan dan modifikasi cuaca dunia. Pengembangan HAARP kini tidak hanya sekedar sanggup merubah cuaca dan keadaan atmosfir, namun HAARP juga mampu membuat bencana alam seperti gempa, tsunami hingga mempengaruhi perilaku sekelompok manusia diwilayah tertentu. So, HAARP tidak lagi didefinisikan sebagai pengendali cuaca saja, namun telah menjelma menjadi senjata pemusnah masal. HAARP bukan sekedar program penelitian, namun senjata pemusnah berdalih penelitian.

Video Percobaan Kecil, Membuat Gempa dengan ELF

Sebagian besar dari Protokol IV The Protocol of Zion sudah terealisasi sesuai dengan harapan mereka. Berikut salah satu kutipannya
“Gerakan ‘Free Masonry’ akan mampu menghapus keyakinan ber Tuhan di tengah masyarakat Kristen, dan diganti dengan teori matematika dan teori relativitas.

Kita harus berani mengarahkan orang-orang Kristen agar pikirannya hanya ke arah persaingan ekonomi dan industri. Situasi seperti itu diupayakan semakin tajam, agar terwujud masyarakat yang individualistis. Sehingga mereka akan apatis terhadap perjalanan politik, agama dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.

Mereka hanya mengurus tenaga dan memeras otak demi mendapatkan harta. Dengan demikian mereka bergelimang dengan kehidupan materialisme dan mengabaikan ajaran-ajaran agama.”
Baca Juga : Protokol IV Materialisme Menggantikan Agama

Kini negara dengan mayoritas penduduk beragama Kristen (AS) telah dalam genggaman mereka. Negara yang seharusnya religius, namun menjadi negara kapitalis, hedonis yang seolah tak mengenal ajaran Tuhan dalam cerminan sikap keseharian masyarakatnya.

Posisi-posisi penguasa, hingga pemimpin negara telah mereka duduki. Oleh karenanya HAARP menjadi teknologi yang mereka kuasai. Tidak hanya di Alaska, saat ini mereka telah mendirikan stasiun HAARP dibeberapa titik didunia antara lain di India, Jepang, Norwegia, Peru, Puerto Rico, Scotland, Rusia, dengan cover (nama program penelitian) yang berbeda-beda. Mereka berusaha mengendalikan cuaca, melawan kehendak alam, bahkan kehendak Tuhan.

Dibagian akhir video ini, anda akan melihat percobaan kecil bagaimana teknologi HAARP bisa memanipulasi cuaca.



Beli Buku Bumi Datar Buku Flat Earth Indonesia

YUK SEBARKAN ARTIKEL INI !!!

RSS
Facebook
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *