klaim serius bumi datar hitam putih

Alasan Tidak Percaya NASA – Bagian 1

NASA-HOAX-LIARS

Bagi kebanyakan masyarakat dunia, NASA (National Aeronautics and Space Administration) adalah sebuah lembaga terpercaya dalam hal menyajikan informasi seputar benda-benda langit dan hal-hal yang berhubungan dengan fenomena astronomi. Namun bagi kami, NASA adalah program yang dibuat oleh penguasa Global untuk menyesatkan umat manusia, menghancurkan pondasi adanya nilai-nilai ke Tuhanan dengan dalih kemajuan Sains. Berikut ini kami rangkum alasan tidak percaya NASA :

1.Gambar Bumi Palsu

Sejak duduk di bangku sekolah, kita telah disuguhkan pengetahuan bentuk bumi yang seperti bola. Bentuk bumi ini seolah telah menjadi benar adanya setelah ada klaim dari NASA yang mengaku telah melakukan ekspedisi ke luar angkasa (Pendaratan di bulan), dan mengklaim telah berhasil membuat jepretan foto bumi yang berbentuk bola. Namun demikian, dengan perkembangan teknologi digital di masyarakat saat ini, sangat mudah melihat kejanggalan-kejanggalan klaim Nasa tersebut, baik di masa lampau ataupun dimasa sekarang. Salah satunya yang pernah kami bahas pada artikel Pembuktian Foto Resmi Bumi NASA Hoax. Tanpa penjelasan seorang ahli telematika pun, anda bisa mengetahui Fake atau tidaknya foto bumi rilisan NASA tersebut. Silahkan simak video dibawah ini untuk pembuktian foto Bumi rilisan NASA adalah Fake

2.Virtual Reality (VR)

Dengan perkembangan teknologi digital yang telah ada saat ini, apa yang anda saksikan via layar kaca sangat mudah untuk dimanipulasi. Salah satunya adalah dengan menggunakan teknologi Virtual Reality (VR), yang mampu membuat benda-benda yang tidak ada saat pengambilan gambar, menjadi ada di layar kaca. VR digunakan oleh NASA untuk membuat ilusi melayangnya benda-benda saat para awak asronot di klaim berada di kabin pesawat, saat di luar angkasa. Namun demikian, sebaik apapaun bangkai ditutupi, baunya akan tercium dan akhirnya ketahuan juga. Silahkan simak video ini untuk melihat banyaknya kejanggalan, akibat ketidak sempurnaan implementasi teknologi VR yang NASA dan ESA lakukan.

3.Planet Palsu

Penampakan Jupiter Hoax
Penampakan Jupiter Ala NASA
Planet adalah Hoax yang dibuat untuk mendukung sekaligus memberikan sugesti klaim bumi yang berbentuk bola. Status bumi yang sebenarnya adalah satu-satunya alam semesta ciptaan Nya, tempat manusia hidup dan pusat orbit dari seluruh benda langit ciptaan Nya (Matahari, Bulan, Bintang), diturunkan menjadi setitik debu di jagat raya angkasa (Galaxy) yang disebut planet. Dimana planet didefinisikan sebagai benda langit tak bercahaya (gelap) yang selalu beredar mengelilingi sebuah bintang yang maha besar, yakni Matahari.

Sampai sini, mereka ingin anda berpikir bahwa “Pasti benar bumi ini berbentuk bola, sebab planet yang lain seperti Merkurius, Venus, Mars dan lainnya juga terlihat berbentuk bola”. Gambar-gambar planet yang disuguhkan NASA kepada anda adalah gambar Hoax. Beberapa nya justru terlihat seperti pola alami kayu yang di kemas dalam bentuk bola. Untuk lebih jelas mengenai pembahasan ini, anda bisa cek artikel Benarkah ada begitu banyak Planet di Galaksi ?

4.Ilusi Melayang dengan Kawat & Harnesses

Ilusi ini bisa terbilang ilusi melayang di udara yang sangat jadul. Trik menggunakan kawat atau tali transparant adalah trik yang digunakan pada awal NASA mengklaim astronotnya mampu berjalan di permukaan bulan. Teknik ini hingga sekarang masih digunakan, dan coba dimanipulasi dengan bantuan teknologi VR dan CGI. Namun demikian, Tuhan Maha pemberi petunjuk, dan Maha pemberi kebenaran. Dalam beberapa adegan live yang mereka lakukan untuk meyakinkan masyarakat tentang adanya luar angkasa, justru disitulah terlihat banyak kejanggalan yang berhubungan dengan penggunaan Kawat dan Harnesses (alat penahan tubuh agar terlihat melayang di udara yang biasa diikatkan di pinggang). Simak video ini untuk melihat kebohongan tersebut

5.Pendaratan Bulan Palsu

Bab ini telah kami kupas tuntas pada 2 artikel, yakni Manusia Pernah ke Bulan, Benarkah ? : Bagian ke-1 dan Manusia Pernah ke Bulan, Benarkah ? : Bagian ke-2. Anda bisa membacanya untuk pembahasan yang lebih mendetail. Namun secara garis besar, mustahil bagi kita menembus langit ciptaan Nya. Hal ini telah dijelaskan di dalam kitab suci, ditelaah oleh para peneliti dan di buktikan oleh para penguasa global sendiri, lewat operasi menuklir langit selama 4 tahun (1958-1962). Silahkan baca Bom Nuklir Langit AS dan Soviet 1958. Belum lagi penjelasan NASA sendiri mengenai adanya Sabuk Radiasi Van Allen yang berada di antara ketinggian 1.000 km – 60.000 km, dimana diwilayah itu, tidak memungkinkan untuk dilewati benda apapun termasuk manusia.

Dimasa sekarang, anda dapat melihat dengan jelas betapa ilusi pendaratan bulan yang di buat NASA sangat murahan (1969). Terlihat dengan jelas bahwa foto dan video yang dibuat diambil di dalam sebuah studio dengan latar belakang yang dipakai berulang-ulang dengan pencahayaan buatan dan kabel-kabel. Foto kendaraan bulan (Lunar Module/Lunar Lander) juga terlihat sangat jauh dari kata canggih. Kendaraan itu justru terlihat seperti prakarya anak SMP berbahan kertas foil emas, selotip, tiang logam serta tirai kamar mandi yang di bentuk seperti kendaraan dan di klaim bisa terbang. Sekali lagi, tanpa perlu anda memahami ilmu telematika ataupun belajar tentang dunia digital, di video ini anda akan mampu melihat betapa murahannya ilusi walking on the moon yang telah NASA klaim.

Bersambung …


buku Apa kata setan

YUK SEBARKAN ARTIKEL INI !!!

Facebook
Facebook
Twitter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *