Fenomena Siang dan Malam 24 jam di Kutub selama 6 bulan, Hoax atau Fakta ?

Pada artikel kami yang berjudul “Perbedaan Asumsi Bumi Datar dan Bumi Bola” , kami telah membahas 6 poin perbedaan asumsi antara Flat Earth Theory (FE) dan Globe Earth Theory (GE). Perlu kita memahami keduanya agar kita bisa melihat perbandingannya secara objektif, dan yang paling penting asumsi itu tidak tertukar. Singkat kata jika asumsi GE di aplikasikan di teori FE maka hasilnya tidak akan nyambung dan begitu pula sebaliknya.

Dari 6 poin yang kami bahas, kutub selatan / Antartika adalah salah satu yang di asumsikan berbeda. Dalam GE, Antartika adalah benua es dibagian selatan bumi atau tepatnya dibagian bawah bumi. Sementara dalam FE, Antartika adalah tembok es yang mengelilingi bumi (ujung dunia) yang terletak dibagian selatan bumi.

perbedaan-bumi-bulat-dan-datar--di-selatan-khatulistiwanya

Asumsi Siang dan Malam Globe Earth

bumi-miring-25-derajatDalam teori GE, terjadinya siang dan malam di sebabkan oleh rotasi bumi. Ketika hal ini terjadi, sebagian daerah bumi bergantian dalam menerima sinar matahari. Sisi yang terkena sinar mengalami siang dan yang tidak terkena sinar mengalami malam. Diasumsikan bahwa sudut bumi saat berotasi dan berevolusi tidak lah tegak lurus, melainkan mengalami kemiringan sebesar 23.5o.

Dengan adanya sudut kemiringan tersebut, ke 2 bagian kutub bumi yakni Artik dan Antartika akan mendapatkan sinar (siang) atau tidak mendapat sinar (malam) lebih lama dibandingkan di bagian bumi lainnya. Diyakini bahwa terjadi fenomena siang dan malam 24 jam di Kutub. Siang hari di kutub terjadi 6 bulan yakni dari bulan Maret hingga September dan dengan penjelasan yang sama, malam hari di kedua kutub juga berlangsung selama 6 bulan.

bumi-globe-siang-malam-selama-6-bulan

Siang-Malam di Kutub Versi Wikipedia

Pada saat melakukan pencarian data- data kami menemukan kalimat dibawah ini dari Wikipedia.org

wikipedia

“Berdasarkan data-data yg ada, “Matahari tak pernah tenggelam” di lingkaran Kutub Utara hanya terjadi sekitar tanggal 21 Juni (Summer). Pada hari itu, “matahari tak pernah terbit” di sekitar Antartika. Kenapa? Karena rotasi matahari mendekat ke Kutub Utara. Sebaliknya, “matahari tak pernah terbit” di lingkaran Kutub Utara hanya terjadi sekitar tanggal 22 Desember (Winter). Pada hari itu, “matahari tak pernah tenggelam” di sekitar Antartika. Kenapa? Karena rotasi matahari mendekat ke Antartika”.

Ada sesuatu yang janggal dari penjelasan di Wikipedia itu. Pasalnya penjelasan itu tidak bisa diaplikasikan dengan asumsi bumi bola. Berikut poin yang kami simpulkan.

  • Penjelasan teori GE mengenai matahari tak pernah terbit/tenggelam “selama 6 bulan” di Kutub  menjadi patah. Dari apa yang disebut kan oleh Wikipedia itu kalimat “hanya terjadi sekitar tanggal 21 Juni” dan “hanya terjadi sekitar tanggal 22 Desember ”menjadi kata kunci yang menandakan hal itu hanya terjadi beberapa hari saja, bukan selama 6 bulan.
  • Selanjutnya adalah kata “rotasi matahari mendekat“. Pengertian rotasi adalah perputaran benda pada sumbu tetap. So dalam asumsi GE, matahari seharusnya diam dan hanya beputar di tempat atau tidak mendekat ke bagian bumi manapun. Kata matahari mendekat lebih tepat di hubungkan dengan asumsi FE, dimana buminya diam dan matahari lah yang mengitari bumi.

Jadi mana yang benar, teori ilmuan GE yang salah atau Wikipedia yang ngawur dalam menyampaikan statement ?

Wikipedia Alat Propaganda

Mengutip dari salah satu komentar seorang agan di website kami,

Jangan terlalu percaya Wikipedia, karena kenyataanya Wikipedia termasuk alat propaganda”.

90% Kami sepakat dengan agan yang satu ini, dan kami mulai berfikir apakah Wikipedia sengaja memberikan “clue” mengenai Flat Earth sama seperti yang Elite Global lakukan pada film-film Hollywod sebagai bahan tertawaan mereka?

Terlepas benar atau tidaknya pendapat kami, pernyataan Wikipedia sebenarnya justru selaras dengan asumsi yang di paparkan oleh teori FE. Perlu kembali di ingatkan bahwa dalam FE, bumi tidak berotasi dan tidak berevolusi terhadap matahari. Dalam FE justru mataharilah yang berevolusi terhadap bumi dan matahari tidak besar dan jauh, melainkan lebih besar sedikit dari bulan dan jaraknya pun dekat dengan bumi.

Perhatikan gambar-gambar yang kami ambil dari peta bumi datar yang beredar di internet, dibawah ini.

December Solstice (Titik balik matahari Desember)

december-solstice

Dalam gambar tertulis bahwa, “Pada 21 Desember, matahari berputar di garis Tropic Of Capricorn, dan sepanjang hari menyinari bagian selatan bumi dari Artic Circle hingga sebagian dataran es antartika. Tidak ada sinar matahari di luar jangkauan 80° selatan kecuali kawasan tidak diketahui yg berselimutkan es. Pada tgl 23 desember matahari memulai perjalanan ke Utara lagi. Kembali ke titik awalnya seperti semula. Sehingga melengkapi musimnya.”

Dari penjelasan dan gambar itu dapat disimpulkan :

  • Fenomena matahari tidak terbit di Artik (terjadi malam 24 jam) hanya selama 3 hari, yakni pada tanggal 21-23 Desember. Di tanggal 23 Desember matahari mulai kembali bergeser mendekati Artik hingga menyinari Artik kembali. Jadi fenomena malam 24 jam di Artik tidak terjadi selama 6 bulan.
  • Poin diatas sesuai dengan statement Wikipedia yakni

    “matahari tak pernah terbit” di lingkaran Kutub Utara hanya terjadi sekitar tanggal 22 Desember (Winter). Pada hari itu, “matahari tak pernah tenggelam” di sekitar Antartika.

    Pengertian “sekitar tanggal 22 Desember” di statement Wikipedia berarti tanggal 21,22 dan 23 Desember dan ini selaras dengan asumsi FE.

  • Pengertian matahari tak pernah tenggelam “di sekitar Antartika” manandakan kalau Antartika bukanlah benua, melainkan tembok Es yang mengelilingi bumi, dimana seluruh bagiannya tidak dapat dijangkau oleh sinar matahari (hanya sebagian). Maka dari itu Wikipedia menggunakan kata “sekitar” untuk menyamarkan bentuk Antartika dan bumi yang sebenarnya. Jadi di Antartika , siang dan malam pada dasarnya tetap terjadi, di musim apapun juga.

Untuk poin terakhir kami berikan contoh, kita berada di bagian Antartika di dekat New Zealand, maka seharusnya pada musim apapun juga di Antartika bagian itu tetap terjadi siang dan malam. Hal ini berbeda dengan Artik, dimana bisa terjadi siang terus atau malam terus, karena bagian ini merupakan benua yang ada di bagian tengah bumi, sehingga siang dan malamnya bisa terpengaruh dengan musim (perubahan orbit peredaran matahari).  You know what we mean?

June Solstice (Titik balik matahari Juni)

june-solstice

Pada gambar itu ditulis bahwa, “Pada Juni dan Desember, bagian putih mewakili posisi matahari pada masing-masing bulan, saat siang hari. Ini membuat sinar matahari berada di dalam Artic Circle selama 24 jam. Dari 21 Juni matahari bergerak di sekitar garis Tropic Cancer, meluas setiap hari hingga mencapai titik yg dituju di selatan atau di luar dr titik balik matahari, pada tgl 21 desember”

Dari penjelasan dan gambar diatas dapat di simpulkan.

  • Terjadinya siang 24 jam di Artik hanya terjadi di bulan Juni dan Desember. Namun pada tanggal 21 Juni matahari mulai bergeser kegaris Tropic Cancer dan Terus bergeser ke arah selatan hingga nantinya berhenti / sampai di garis Tropic Capricorn pada tanggal 21 Desember, dan selanjutnya masuk ke fase December Solstice. (tidak ada 24 jam siang di seluruh permukaan Artik selama 6 bulan)

Penelusuran kami selanjutnya adalah mencari kebenaran statement teori GE yang menyatakan bahwa bahwa selama 6 bulan matahari tidak pernah terbenam di Antartika. Mungkin tidak usah membahas 6 bulannya, kita perkecil saja menjadi “bahwa ada suatu hari dimana di Antartika terjadi siang selama 24 jam”. Hasilnya kami menemukan video-video mencengangkan ini :


Video diatas adalah video yang seolah membuktikan bahwa di Antartika terjadi siang hari selama 24 jam, sementara video di bawah ini menyanggah ke aslian video diatas.

Semua keputusan tetap terserah pada anda dan kembali kami sampaikan bahwa tidak ada paksaan untuk percaya tentang Flat Earth Theory. Namun jika anda paham siapa dan apa alasan para Elite Global sebagai musuh umat beragama saat ini atau bahkan memahami mereka sebagai perwujudan Dajjal yang dijelaskan dalam Hadist Islam, mungkin anda akan mempertimbangkan meyakini kalau bumi itu memang benar datar.

Btw ada yang punya tiket cruise Antarctica gratis kah? Haa haa, just kidding 🙂


Artikel Menarik Lainnya :



39 thoughts on “Fenomena Siang dan Malam 24 jam di Kutub selama 6 bulan, Hoax atau Fakta ?

  1. es di Antartika lebih tebal dari es di kutub utara sudah jelas menandakan bahwa matahari yang berputar mengelilingi bumi yang datar , jika bumi bulat menurut GE seharusnya porsi es yang terdapat di kedua kutub sama. Tetapi Antartika memiliki es yg sangat banyak kenapa ? sudah jelas karna kutub utara itu di tengah dan kutub selatan adalah pinggiran bumi, sewaktu matahari berputar di garis khatulistiwa ( jika di Indonesia matahari bisa di atas kepala kita ) , hanya kutub utara yg mendapat sinar matahari utuh sedangkan kutub selatan/pinggir bumi tidak mendapat sinar matahari sesering kutub utara.

    muncul lagi pertanyaan kenapa semua tidak mendapat sinar matahari kalau bumi datar ? disini saya blm Tau pastinya , tapi asumsi saya yg pertama lapisan atmosfir bumi yg menutupi sinar matahari sehingga tidak dapat menyinari sampai seluruh bumi, lihat atap gedung dpr MPR di Jakarta , jika berbentuk kubah dua seperti itu sinar matahari tdk akan masuk sepenuhnya. karena semakin rendah atmosfir maka suhu akan semakin rendah pula. terbukti di kutub utara dan selatan.

    Jarak daratan ke langit bumi lebih rendah dari pada di khatulistiwa / di Indonesia yang dari daratan ke langit lebih jauh. sebagai contoh lihat gunung yg tinggi seperti gunung di Jayawijaya pasti ada salju karna dekat dengan lapisan langit. pemahaman yg sederhana bukan ? tapi karna sudah di doktrin dari kecil bahwa bumi bulat jadi nya sulit merubah cara pemikiran kita. semoga lebih banyak fakta yg terungkap.

    1. Kenapa tidak semua kena sinar matahari kalo bumi datar. Menurut ane karena ukuran bumi lebih besar dari matahari. Karena teori bumi datar matahari lebih kecil dari bumi.dan jaraknya gak jauh dari bumi sekitar 4 ribuan km. Hehehe mohon koreksi kalo salah

      1. ttp salah mas yang bener bumi bulat bundar agak sepsrti telur..karena di al quran sdh dijelaskan bahwa matahari berputar pada garis titik edarnya jadi tidak mengelilingi dan tidak berpindah tempat dan jika bumi datar maka matahari tidak terbit dr timur tenggelam di barat melainkan melengkun dari barat daya sampai tenggara

      1. Pahami bahwa pada FE matahari beredar terhadap bumi dan hanya berdiameter sekitar 60 km. Diamater matahari jauh lebih kecil di bandingkan dengan diameter bumi yang berbentuk cakram (diperkirakan lebih dari 12.700 km). Dengan kondisi ini maka matahari bersifat lokal, alias hanya bisa menyinari permukaan bumi di wilayah yang hanya di lewatinya saja. Dengan begitu siang dan malam pun silih berganti, yang berimbas terhadap perbedaan Zona waktu sekaligus di tiap-tiap bagian di bumi.

        Saat beredar mengelilingi matahari matahari memiliki 3 orbit seperti yang telah kami jelaskan pada artikel diatas, yakni tropic of cancer, equator dan tropic of capricorn. Perbedaan orbit inilah yang menyebabkan terjadinya perbedaan musim

        -Salam-

    1. Kalau matahari seperti lampu sorot seharusnya sinar yg sampai ke bumi adalah bulat kecuali ada alasan lain. Dan bila bentuknya bulat maka siang di katulistiwa paling banter 6 jam perhari.

  2. Misi gan mohon pencerahannya tentang sunrise dan sunsetnya d FE soalnya yg saya lihat klo sunset mataharinya tenggelam d laut?

  3. saya bukan komunitas flat earth…
    namun saya percaya bumi itu datar dan matahari mengelilingi bumi.kutub utara sebagai poros matahari dan bulan. tapi saya masih bingung,, apa yang menyababkan gerhana matahari/bulan, kalo matahari dan bulan berkejaran?? apa yang menutupi matahari hingga bisa terjadi gerhana??? dan apa yang menutupi bulan hingga terjadi gerhana?? mohon penjelasanya

      1. sipp penjelasanya.
        tapi benda langit apa yang bisa menutup sinar matahari, sedang yang kita tau hanya ada matahari dan bulan.

          1. Sampai saat ini gak ada tuh negara didunia yang mendukung terori flat brain, ehh flat eart sejakipun itu negara muslim…

          2. Hampir semua Negara sudah ada dalam genggaman mereka. Terutama negara-negara adi daya. Jadi ga usah heran kalo ga ada negara yang berani memulai mengungkap kebenaran FE

  4. mohon pencerahannya;
    1) jika tembakan RUDAL NUKLIR dari bumi tak mampu menembus kubah celestial (jaraknya kurang 100km), bagaimana SINAR MATAHARI bisa menerangi dan menghangatkan bumi (jaraknya 5000km)?
    2) Berhubung ramadhan sdh menjelang, saya ingin minta pencerahan mengenai fenomena bulan mati, bulan sabit, bulan separuh dan bulan purnama versi bumi datar. Karena apabila bulan selalu beredar di atas equator, maka seharusnya di atas equator bulan akan selalu tampak penuh sepanjang waktu.

    1. 1. Menurut kamus bahasa arti kata “Transparant” adalah “tembus cahaya;” “tembus pandang;”. Kubah celestial adalah kubah transparant yang tak dapat ditembus oleh benda dari dalam atau luar bumi. Bukan berarti ga bisa di tembus cahaya. Seharusnya itu sudah cukup menjelaskan ya gan. So, ga usah heran bagaimana cahaya matahari bisa sampai ke bumi.

      2. Please read http://www.melinweb.com/bulan-pada-bumi-datar/

      Semoga memberikan pencerahan 🙂

      1. Owh… bisa ditembus cahaya dari jarak jauh, tapi tak bisa ditembus dengan ledakan nuklir dari jarak dekat?? Canggih betul ya, ledakan nuklir memangnya tak mengeluarkan radiasi cahaya ya waktu itu??

  5. Saya minta penjelasan

    1. Bagaimana terjadinya pergantian musim pada teori FE?
    2. Jika menurut FE matahari kecil, dan beredar di sekitar khatulistiwa apakah negara di daerah utara (russia)dan selatan (australia) tidak pernah mendapatkan matahari di atas kepala?

    Mohon jika ada yg mengetahui dijelaskan supaya saya tidak bingung lagi

  6. Jadi penasaran pengen komen gan,mohon pencerahan…
    Kenapa kalau antartika itu mengelilingi bumi datar kok dia hanya terdapat di sisi selatan sesuai yg agan jelaskan di atas? Mestinya klau mengelilingi bumi kan di arah manapun berarti ada antartika…? Makasih jawabannya.

  7. Sementara dalam FE, Antartika adalah tembok es yang mengelilingi bumi (ujung dunia) yang terletak dibagian selatan bumi. “Ini yg saya maksud penjelasan agan”

      1. menurut kaum FE, ujung bumi itu kutub Selatan kan? Sekalian juga jelasin kk, kok bisa yah kalau di kutub Selatan sedang siang, maka ada daerah lain yang sedang malam?

        1. Pahami lagi kalo di versi FE matahari lah beredar terhadap bumi. Matahari tidak sebesar yang di gambarkan selama ini. Pada artikel diatas telah di jelaskan mengenai Tropic Of Capricorn, Tropic of Cancer, Equator, dan Artic Circle sebagai garis perdaran matahari dari waktu ke waktu. Silahkan pahami pola itu!

    1. Demi People Power, silahkan saja mba. Btw kalo di suatu saat mau di publish di blog situ, mohon sertakan URL hidup dari sumber artikel yang asli, agar situs situ tidak kena penalty duplikat conent dari si mbah 🙂

  8. Kalo bumi datar, mengapa matahari gak terbit dari tenggara terus siang hari berada ditengah atau utara sampai tenggelam harusnya belok dong sampai kebarat daya. Atau mungkin belokannya jauh tapi seharusnya saat tebit dan terbenam ukurannya seukuran bintang terkecil? Tapi kenapa sering saya lihat cuma versi GE yaitu dari timur-barat beberapa bulan dan dari timur laut-barat daya?

  9. Jika benar, bisa jelaskan mekanisme matahari tenggelam di daerah laut termasuk sunset atau sejenisnya ? Dan fe juga menolak g.gravitasi, tolong jelaskan bagaimna terjadinya pasang surut air laut, terimakasih

    1. Untuk mekanisme matahari tenggelam silahkan cek FAQ ya!
      Yes Gravitasi bumi memang tidak ada, silahkan search artikel kami dengan judul “Garavitasi Hoax Berat Jenis Fakta” untuk lebih detail pembahasannya.

      Soal pasang surut ari laut :
      Pertama mari kita sepakati Air adalah Air. OK! Nah jika memang pasang surut air laut di karenakan gravitasi bulan dan matahari, mengapa hal itu tidak terjadi pada air sungai, air danau, air di bak mandi, atau mungkin air kopi di cangkir anda ??

      Lantas kenapa bisa terjadi pasang surut? Ada dua Faktor yang menyebabkan hal itu :

      Faktor Pertama : Anda harus paham salah satu Hukum fisika yang bernama Diamagnetik. Diamagnetik adalah hukum yang menyatakan bahwa air itu memiliki sifat menolak Magnet. Air Laut mengandung Garam, dan Garam akan membuat efek magnet menjadi lebih tinggi. Matahari dan bulan memiliki gelombang elektromagnetik yang tinggi. Perputaran kedua benda langit itu membuat air laut bergelombang dan menimbulkan efek pasang surut.

      Matahari dan bulan memiliki 2 energi yang saling berlawanan. Matahari memiliki elektromagnetik (+), sehingga menyebabkan pasang surut air laut di siang hari. Sementara bulan memiliki elektromagnetik (-) yang menyebabkan pasang naik air laut di malam hari. Posisi matahari dan bulan yang berbeda-beda akan mempengaruhi kuat atau tidaknya daya pasang.

      Faktor Kedua : Gelombang frekuensi yang dikeluarkan oleh bumi, matahari dan bulan. Hal ini menyebabkan perubahan pusaran angin, perubahan bentung gelombang air laut, dan pasang surut / pasang naik air laut.

  10. Sorry min, pala ane masih ngebul nih… Tolong penjelasan !! Sesuai teori FE, Antartika (kutub selatan) mengelilingi bumi trus barat sama timurnya dimana dan mata angin yang lain?

  11. Mohon maaf, saya sudah coba persepsikan logika bumi datar di kepala saya. Tapi malah makin gak karuan.
    1. Saya anggap bumi datar lalu saya melihat laut di pantai Parangtritis dan saya berharap sejauh mata memandang harusnya diseberang pantai terlihat minimal bagian tanah tertinggi atau tembok es Antartika yg dimaksud teori FE. Namun saya tidak bisa melihatnya, lalu saya melihat foto yg di sajikan teori FE memperlihatkan pulau diseberang nya, lalu saya berpikir, jika memang demikian harusnya tidak hanya satu bagian laut yg menyajikan pemandangan tsb.

    2. Arah mata angin yang saya tanyakan sebelumnya, saya kaitkan terhadap sifat kompas yang tidak berfungsi normal di daerah Antartika. Masih saya logikanya bahwa bumi datar, jika memang bumi datar harusnya kompas tetap berfungsi minimal menunjukkan arah Utara karena titik Utara terdapat ditengah bumi datar dan kita mencari dengan kompas dari tepian bumi. Dan justru jika kompas tidak berfungsi normal di Antartika akan lebih masuk akal pada teori bumi bulat, karena jika kompas ada pada titik selatan bumi bulat maka akan banyak sekali yg menunjukkan arah Utara, sebab itu kompas tidak berfungsi normal.

    3. (Masih saya coba logikakan bahwa bumi datar)
    Jika bumi datar terbitnya matahari belum tentu ada di timur Indonesia apalagi timur dunia.
    Sebab jika dilihat dari segi arah mata angin anatara teori FE & GE yang membedakan hanya Antartika sebagai kutub selatan.

    Dalam teori FE kutub selatan ditepian bumi dan bumi diam, matahari dan bulanlah yang berotasi mengelilingi bumi akan sulit diperkirakan matahari terbit dan terbenam kapan dan dimana. Seandainya dalam teori FE bumi datar itu berputar pada porosnya dan bergerak mengelilingi matahari akan lebih masuk akal, namun demikian akan terjadi kejanggalan, pada beberapa hari tertentu diseluruh bagian bumi malam akan sangat panjang dan sebaliknya secara bergantian dan hal tsb mengacaukan sistem waktu yg biasa disebut jam.

    Maka dengan hal sederhana tersebut otak saya menolak teori bumi datar.
    Justru saya berpikir ini propaganda dari pencetus gagasan “Flath Earth” dengan tujuan mengacaukan arah kiblat sholat yg sudah ditentukan, karena akan menjadi perdebatan untuk menentukan arah kiblat yg baru, mulai dari itulah perpecahan keyakinan bergulir.

    Wallahu a’lam bishowab.

    1. Kepada bung Didik Sidiq yang terhormat, agaknya masih banyak yang bung belum paham mengenai pemahaman bumi datar. Sehingga masih banyak Asumsi-asumsi yang salah dalam pola berfikir bung. Admin coba bantu jawab, namun semua Admin kembalikan lagi ke keyakinan bung sendiri.

      Pertanyaan no 1.
      Bung lupa kalo manusia memiliki keterbatasan jarak pandang. Dengan mata telanjang, manusia hanya mampu melihat jarak pandang sejauh 3-4 Km saja. Lebih dari itu, pandangan akan mengerucut hingga menjadi titik hilang. Pelajari kembali hukum Perspektif. Jika menggunakan alat seperti kamera canggih dan teleskop pun, hukum perspektif tetap berlaku namun di titik kejauhan hilang yang berbeda (lebih jauh). Jangan lupa perhatikan faktor kelembaban udara, polusi, benda-benda tinggi yang menjadi faktor penghalang pandangan, baik dengan mata telanjang maupun dengan alat.

      Silahkan pelajari Artikel ini untuk lebih jelas :
      http://www.melinweb.com/fenomena-horizon-bumi-dan-lengkungan-bumi-benar-atau-salah/

      Pertanyaan no 2 :
      Pelajari kembali perbedaan asumsi arah mata angin antara pemahaman Globe Earth (GE) dengan Flat Earth (FE). Silahkan cek Artikel http://www.melinweb.com/perbedaan-asumsi-bumi-datar-dan-bumi-bola/. Disitu di bahas beberapa poin asumsi yang berbeda antara GE dan FE.

      Untuk pembahasan kompas di Antartika, telah kami rilis Artikel yang menjelaskan itu disini http://www.melinweb.com/mengapa-jarum-kompas-tidak-berfungsi-di-antartika/.

      Singkat kata penjelasan FE akan lebih logis di bandingkan GE dengan syarat bung paham dulu semua perbedaan Asumsi FE dan GE.

      Pertanyaan 3 :
      Dari pernyataan bung terlihat kalau bung belum memahami Asumsi perbedaan arah mata Angin FE & GE. kalo bung sudah paham bung akan bisa berfikir bahwa sejatinya matahari akan selalu terlihat terbit dari arah timur. Karena matahari bergerak searah jarum jam pada bumi datar yakni dari timur ke barat. Jangan lupa untuk membedakan ukuran matahari pada FE dan GE. Pada FE Matahari seukuran lebih besar sedikit dari bulan dan hanya berjarak 5.000 KM dari permukaan bumi. Perbedaan waktu dan musim yang terjadi justru lebih akurat menggunakan asumsi bumi datar. Bumi itu seperti jam dinding, satu putaran matahari terhadap bumi adalah 24 jam. Matahari punya 3 garis edar yang berubah sesuai waktu kalendernya, yakni di garis Equator, garis tropic of cancer dan tropic of capricorn. Silahkan telaah kembali ilustrasinya di artikel di atas!

      Jikan bung merasa masih awam soal FE lebih baik pelajari dulu, termasuk later belakang nya. Untuk pertanyaan awam silah kan cek FAQ kami!

      Sejatinya pemahaman FE justru membuka kebenaran, meyakinkan kebenaran bahwa tuhan itu ada, bumi itu spesial di ciptikan oleh Nya untuk manusia. Bumi adalah pusat alam semesta, sejalan dengan apa yang di jabarkan dalam kitab suci umat beragama.

      Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *