Fenomena Horizon Bumi dan Lengkungan Bumi, Benar atau Salah ?

Pelajaran disekolah mengajarkan bahwa fenomena horizon di laut katanya membuktikan bahwa bumi itu melengkung dan bukan datar. Kapal yang berada jauh di laut hanya terlihat bagian atasnya saja, karena bagian bawahnya terkena lengkungan bumi. Benarkah begitu?

Mari kita buktikan benar atau tidaknya fenomena horizon bumi ini! Namun sebelumnya saksikan 2 video dibawah ini !

Percobaan tersebut menggunakan camera Nikon P900 dengan kekuatan 83x optical zoom

cool-Nikon-Coolpix-P900-camera

Jika diperhatikan dengan seksama, motor boat dan cone yang kita pikir terkena lengkungan bumi sebenarnya tidak menghilang ketika di zoom. Ini berarti bumi sebenarnya tidak melengkung. Ya kan!

Jika kita mau berhitung, sebenarnya lengkungan bumi bisa di hitung dengan rumus phytagoras, dengan asumsi jari-jari bumi 6,371 km, lengkungan bumi seharusnya 8 inches/mile, dan dengan data itu kita bisa melakukan percobaan.

Bedford Experimen

Salah satu percobaan yang pernah dilakukan adalah Bedford Experiment, Norkfolk, England. Kanal di tempat itu lurus, tidak terganggu pandangannya dan sangat panjang, yakni sekitar 6 miles atau 9,7km.

Mereka coba membuktikan apakah air kanal tersebut datar atau lengkung. Jika memang benar lengkung dari jarak pandang 9,7km harusnya lengkung 4,8m. Artinya benda yang tingginya kurang dari 4,8m tak akan terlihat dari jarak 9,7km. Maka dilakukanlah percobaan dengan memberangkatkan kapal dikanal itu sejauh 9,7m dan ternyata hasilnya kapal itu masih terlihat utuh menggunakan teropong.

Padahal jika bumi melengkung, mestinya sudut pandang kita akan melenceng di ketinggian 4,8m. Sehingga kapal dan layarnya tidak terlihat.

Bedford Experimen

Percobaan dengan Sinar Laser

Percobaan lain bisa dilakukan dengan menggunakan sinar laser. Sinar laser dapat menempuh jarak hingga 20km. Dilakukanlah percobaan dengan jarak 6,4km dengan hitungan 3,2m buminya lengkung. Maka ditembakanlah sinar laser, dan seharusnya sinar laser itu melenceng 3,2m jika bumi melengkung. Namun hasilnya ternyata tidak. Artinya buminya datar.

Berikut salahsatu video percobaan sinar laser :

Perspektif Horizon

Hal lain yang perlu diketahui dalam penelitian horizon adalah perspektif, dimana kita sebagai observer, benda yang jauh akan mengerucut sesuai pandangan ketinggian kita.

Perspektif Horizon

Contohnya adalah gambar dibawah ini :

Horizon-perspective-sample

Horizon-perspective-sample-1

Benda yang ada pada kedua gambar diatas sebenarnya lurus dan memiliki ketinggian yang cenderung sama, tapi tampak mengecil sesuai sudut pandang ketinggian kita.Jadi bagian bawah kapal yang menghilang di horizon laut bukan karena lengkungan bumi, tapi karena perspektif.

Mungkin anda akan menganggap jika bumi datar maka matahari tidak pernah terbenam, hal ini tentunya salah. Matahari tetap terbenam karena perspektif, bukan karena lengkungan bumi.

perspektif-matahari-terbenam

sun-perspective

Fakta lain, ketika matahari direkam dari ketinggian, matahari terlihat lebih besar dibandingkan direkam dari daratan.

matahari-dekat-dengan-bumi

Jika matahari jaraknya 150 jt km seharusnya tidak akan ada pengaruhnya jika matahari direkam di ketinggian hanya beberapa km saja dari bumi. Berarti matahari sebenarnya dekat.

Ketika matahari terbenam terlihat sinarnya mengikuti hilangnya perspektif matahari, ini menandakan matahari bersifat lokal.

matahari-sebenarnya-dekat

Kalo jaraknya 150 jt km, sinarnya tidak akan menghilang lokal tapi merata di seluruh horizon bumi.

Bandingkan dengan cahaya lampu di kota las vegas dengan matahari saat tebenam pada gambar dibawah ini!

gb82

Akan terlihat sama dan hal ini menandakan matahari bersifat lokal, yang artinya matahari begitu dekat dengan kita.

Kesimpulannya :

  • Bagian kapal laut yang tak tampak di horizon bukan karena lengkungan bumi, melainkan karena perspektif, efek kelembaban udara atau penguapan air laut dan refraksi.
  • Terbit dan terbenamnya matahri bukan karena bentuk bumi yang bulat, melainkan karena pandangan perspektif kita dari permukaan bumi.

Anyway, kalo ada agan-agan yang punya pertanyaan. “Kenapa saat matahari terbenam, matahari terkadang terlihat tenggelam dan besar, bukan megecil dan menjauh seperti perspektif yang udah dijelaskan admin?”. Well, kalo memang ada pertanyaan begitu, tengoklah link dibawah ini untuk penjelasannya!

http://www.melinweb.com/fenomena-horizon-bumi-dan-lengkungan-bumi-benar-atau-salah/#comment-1400

Selanjutnya melinweb akan membahas Dunia Penerbangan Membuktikan Bahwa Bumi Datar.


Artikel Menarik Lainnya :



30 thoughts on “Fenomena Horizon Bumi dan Lengkungan Bumi, Benar atau Salah ?

  1. Kalau menurut logika saya, tanpa teori, saya pikir kenapa kita masih bisa melihat kapal yang terlihat hilang dari perspektif? bagi saya karena bumi terlalu besar hanya untuk dilihat lekukannya hanya dengan kamera.
    Bagaimana menurut admin?

    1. Mata kita hanya bisa melihat benda terjauh sekitar 3-4km saja, sedangakan kamera adalah alat yang lebih canggih dari mata kita. Jadi kamera bisa menjangkau jarak yang mata kita tidak bisa lihat. Artikel itu menjelaskan kalau terbenammnya matahari bukan karena rotasi bumi dan bukan karena lengkungan bumi.

      Dalam teori bumi datar, buminya diam (tidak berotasi),dan matahari lah yang bergerak. Jadi matahari lah yang meninggalkan wilayah kita berada. Perginya matahari hinggga akhirnya menghilang dari jangkauan mata, itulah yang disebut perspektif. Jadi bukan karena buminya terlalu besar, karena bumi memang sudah besar. 🙂

  2. Maaf melenceng
    kalo foto-foto galaxy milkyway yang di ambil pake kamera itu.
    Bukannya itu bukti ada nya bintang-bintang lain di luar angkasa

  3. saya baru mengikuti pembahasan konspirasi bumi datar ini. menarik menurut saya, namun belum sempat saya untuk menyimak seluruh pembahasannya baik artikel maupun videonya. setelah membaca artikel ini saya ingin bertanya. Kalau matahari yang mengelilngi bumi, tenggelam terbitnya karena perspektif, lalu bagaimana penjelasannya tentang gerakan matahari dan bulan yang berulang ulang? menyebabkan adanya siang dan malam? adakah antiteori dari rotasi dan revolusi bumi? mohon maaf sebelumnya jika pertanyaan saya telah dibahas, terimakasih.

    1. Halo gan, well … ga usah buru buru untuk paham soal flat earth, untuk awal kami rekomendasikan untuk pahami dulu perbedaan asumsi bumi datar & globe habis itu di lanjut ke bahasan Matahari berevolusi tehadap bumi. Semoga memberi pencerahan and keep browsing our website 🙂

      -Salam-

  4. baik sekali penjelasannya. jika dilogika akan masuk akal. Tetapi kalo dikaitkan dengan hal lain masih kurang pas. jika bumi tidak berotasi. bagaimana gaya gravitasi ada? Jika tenggelam dalam perspektif seharusnya matahari lebih kecil daripada bumi. karena benda yang tenggelam dalam perspektif adalah benda yang kecil seperti kapal tadi

    -salam ilmu-

      1. ulasan yang menarik memang fari flat earth, tpi perhitungan fisika ilmiah dri teori bumi datar hampir tidak bisa dipastikan,

        contoh saja :
        1.medan magnet dan superkonduktor, teori ini mutlak dengan perhitungan melalui rumus, dan diklaim area medan magnet sampai keluar angkasa untuk menghalau radiasi langsung, bagaimana dgn bumi datar?
        2.teori langit biru atau rayleigh, tentu hal ini juga sudah ada,mengapa dan kenapa? , lalu untuk bumi datar sendiri apa ada bukti lain kenapa?
        3.perhitungan garis khatulistiwa dan musim di dunia yang berbeda, nah, ini juga perlu dipertanyakan, bagaimana dgn bumi datar?
        4.GMT merupakan standar waktu dunia, ada perhitungan sendiri dgn mengambil sudut 360 derajat, 360 derajat tentu berbentuk bola, dan bagaimana menurut bumi datar?
        5.bagaimana anda dapat mengetahui massa bumi? sedang rumus fisika sudah diketahui jari2 bumi yg akhirnya dapatlah rumus gravitasi? dan inti bumi yg berputar di dalam bumi, energi panas bumi berasal dari mana?

        sudah ini saja yg saya tanyakan, banyak teori yg mendukung bumi bulat. tolong jgn dihapus ya,
        saya org IT , jd jangan dibully kl salah :p , trims

        1. Halo gan, sebenernya ada beberapa pertanyaan yang kurang jelas sih. Tapi yowess coba di jawab yah!

          1. Dalam teori bumi datar medan magnet bumi memang ada, namun ada perbedaan letak posisi medan magnetnya. Sama seperti bumi bola, kutub selatan magnet bumi ada di Artik (kutub utara). Makanya jarum kompas selalu menunjuk arah utara ke Artik. Perbedaannya adalah letak kutub utara magnet nya, pada bumi bola Antartika (kutub selatan) di anggap sebagai lokasi yang mengandung kutub magnet utara bumi. Namun yang janggal adalah kenapa kompas tidak berfungsi dengan baik di Antartika. Padahal secara hukum polaritas, seharusnya kompas tetap dapat bekerja jika di Antartika memang mengandung kutub magnet utara.

          Pada bumi datar, kutub utara magnet buminya ada dibagian bawah piringan bumi yang datar, tepatnya di bagian bawah Artik. Pada bumi datar, di Antartika tidak mengandung kutub magnet utara, maka dari itu kompas tidak dapat bekerja dengan baik, karena posisinya yang terlalu jauh dari Artik sebagai medan magnet selatannya.

          Sebagai ilustrasi silahkan saksikan video ini :

          2. Pandangan Admin soal Rayleigh sejalan dengan ilmu yang ada saat ini, pembahasan soal itu sudah di bahas di artikel http://www.melinweb.com/ada-air-diatas-langit/.

          3. Untuk pertanyaan ini coba liat jawaban disini yah! http://www.melinweb.com/arah-kiblat-peta-bumi-datar/#comment-1977

          4. By far untuk wilayah selain Antartika, tidak ada perbedaan peritungan waktu FE dan GE. Namun jika sudah menyangkut waktu di Antartika, agan akan menemukan banyak kejangalan. Ini salah satu yang telah kami bahas http://www.melinweb.com/fenomena-siang-dan-malam-24-jam-di-kutub-selama-6-bulan-hoax-atau-fakta/.

          5. Sepanjang kami menelaah FE, belum pernah kami menyebutkan mengenai masa bumi versi FE. Hal ini disebabkan memang belum ada orang yang mengukurnya, kalo toh ada, balik lagi kepunyaan asumsi GE. Yang kami lakukan adalah menggunakan asumsi yang di rilis GE untuk menguji kebenaran pengukurannya. Hasilnya semua hitungan dasarnya salah.

          Anyway bumi tak berotasi, so ga ada istilah inti bumi berputar di FE. Mengenai panas bumi, yang pasti ya berasal dari dalam bumi yang unsur nya berbagai macam, sampai saat ini batas kemampuan manusia menggali kedalaman bumi adalah 12km. Lebih dari itu bumi terlalu keras untuk di gali. So persoalan inti bumi pun masih menjadi misteri, kalo toh ada balik lagi asumsi nya GE.

          Semoga memberi pencerahan!

          -Salam-

  5. Setelah mencoba untuk terus mencari informasi di internet khususnya, saya menjadi semakin yakin kalau bumi itu memang datar.

  6. Buktiin dengan sains dong
    coba mana ada air yg melengkung

    Air dimana mana datar mau wadah kaya apa juga

    Bumi bulat dan air melengkung

    Imposible hehehe

  7. klo matahari tenggelam secara perspektif, berarti klo di teropong utuh dong tetep bulat ky percobaan kapal yg disebutkan diatas… tp knp matahari terlihat separuh….

    1. Pertanyaan yang tepat yang anda tanyain adalah Mengapa terkadang matahari tetap terlihat tampak besar saat terbenam ? Itu kan!

      Well, sebenernya itu bisa terjadi karena beberapa sebab :

      1. Karena terhalang benda-benda seperti Gunung, Gedung, Awan. Khusus di Laut biasanya terhalang oleh ketebalan awan yang biasanya ada di ketinggian 7KM sd 10 KM dari permukaan laut/tanah.

      2. Tertutup kelembaban udara, bisa berupa uap, kabut atau polusi. Kebanyakan udara di belahan bumi memang tidak jernih (lembab & Polutif). Jangankan matahari yang jauhnya 5000 Km, Kapal dilaut yang jaraknya cuma belasan KM saja juga bisa terlihat menghilang karena kelembaban udara.

      Jika anda melihat sunset di gurun, anda akan melihat bahwa matahari akan mengecil ketika terbenam, dan membesar ketika terbit. Benar-benar bersih tanpa ada kelembaban udara.

      3. Refraksi Atmosfir. Jadi terkadang matahari yang kita lihat itu bukan pada posisi yang sesungguhnya, karena sudah terefraksi oleh atmosfir. Sama seperti kalo anda pegang kayu terus kayu nya di celupin kedalam kolam, seolah terlihat, kayu yang sebenarnya lurus menjadi bengkok jika dilihat dari atas permukaan air. Itulah yan membuat matahari terlihat tampak besar saat terbenam, padahal posisi matahari yang sesungguhnya masih lebih jauh di atas posisi yang anda lihat. You know what i mean?

      Kalo kurang puas bisa tonton video ini, kalo anda males, liat aja bagian akhirnya, disitu ada simulasi refraksi atmosfir dengan perumpamaan botol air mineral dan plasputik. Disimulasikan kalau penampakan matahari jika tertutup dengan itu, dan bagaimana jika tidak tertutup. Ada perbedaan jarak yang signifikan. Dan matahari seolah tenggelam, dan bukan menjauh karena refracsi tersebut

      -Salam-

      1. alasannya ngaco.. coba liat posisi matahari. dari timur naik ke atas lalu terbenam di Barat. dari cuma muncul cahaya sedikit sampai muncul sedikit setengah lalu utuh, terbenam perlahan di Barat…

        kalau bumi datar kenapa matahari dan bulan bisa tidak jatuh ke bumi, padahal jaraknya menurut FE sangat dekat sekali. sementara FE tidak mengenal gravitasi??

        1. Halo gan..
          Admin merasa penjelasan admin sudah cukup jelas, silahkan berbeda pendapat selama tetap menjaga sopan santun berkomentar.

          Bulan dan matahari sejatinya adalah ciptaan Tuhan YME, di ciptakan untuk mendukung kehidupan yang ada di bumi, jadi telah di atur oleh Nya untuk tidak jatuh ke bumi kecuali atas kehendaknya. Jika di kaji secara fisika, bumi dan benda-benda langit di ibaratkan seperti inti atom. Dimana inti atom mengandung Proton, Neutron dan Elektron. Proton dan elektron ada di bumi, sementara Elektron ada pada Benda-benda langit tersebut.

          Salam

          1. Admin langsung Jawab ya (lihat warna hijau), btw agan kena penalti 1, silahkan baca aturan berkomentar
            Namun admin maklumkan karena agan masih awam soal FE.

            yang kita bahas disini adalah mengapa, penyebab yang dapat dibuktikan secara sains. kalau dijawab kenapa bulan g jatuh, itu karena Tuhan yang membuat seperti itu… ini jawaban ngeles.

            Diatas admin sudah kasih 2 jawaban, secara prinsip ilahiah dan secara sains. Admin menggunakan pendekatan itu bukan karena ngeles. Sebagai umat ber agama admin merasa perlu menjabarkan bahwa Tuhan lah yang berkehendak dari segala yang terjadi baik di langit dan di bumi. Sepintar apapun manusia menelaah, menganalisa atau berhipotesa, tetap Ia lah yang paling benar. Agan harusnya paham maksud itu!! Terlebih nama user agan “Dakwah Muslimah”

            Kalian menolak adanya hukum gravitasi, akan tetapi berpandangan bahwa matahari dan bulan jaraknya dekat, dan tidak jatuh ke bumi, ini bukti sederhana kalau kalian sendiri meyakini adanya hukum gravitasi. sayangnya kalian menyangkal hal tersebut.

            Sebenarnya ada yang miss dari pernyataan agan. Gravitasi di defnisikan sebagai gaya tarik bumi. Benda jatuh karena gravitasi. Benda yang tertarik akan mengalami titik jatuh (titik nol), jika gravitasi memang ada, seharusnya bulan tidak bergerak mengitari bumi, melainkan sudah dari dulu jatuh menghujam bumi di karenakan prinsip titik nol tadi.

            Sebaliknya bulan dan matahari mengitari bumi dikarenakan elektromagnetik. Sudah menjadi fakta bahwa bumi memiliki medan magnet di kutub utara. Dalam ilmu fisika, satu-satunya hal yang bisa membuat suatu objek bergerak mengelilingi objek inti tanpa alat bantu adalah Elegtromagnetik, hal ini telah diuji dengan penemuan inti atom.

            Bumi adalah pusat dari alam semesta, benda-benda langit mengelilingi bumi di karenakan elegtromagnetik tersebut. Silahkan cek video percobaan dibawah ini

            Next. soal bahasan di awal, anda tidak bisa jawab. adalah fakta matahari terbit di timur secara perlahan dan terbenam di barat secara perlahan. itu faktual. menjelaskan bahwa bumi itu bulat. terjadinya perbedaan waktu, g usah jauh2.. indonesia timur dan indonesia bagian tengah saja sudah berbeda waktunya. anda menonton acara TV LIVE, di berbeda waktu, otomatis jamnya berbeda. ini faktual
            Alasan apa yang admin jelaskan?

            “dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui” (QS : Yaa Siin : 38)

            “Dan Dia telah menundukkan (pula) bagimu matahari dan bulan yang terus menerus beredar (dalam orbitnya); dan telah menundukkan bagimu malam dan siang” (QS : Ibrahim ayat 33)

            Perlu di telaah kembali, bahwa pada FE matahari itu seukuran lebih besar sedikit dari bulan. Matahari dan bulan beredar mengelilingi bumi yang berbentuk cakram. Satu hari putaran matahari terhadap bumi, sama dengan 1 hari. Karena matahari ukurannya jauh lebih kecil dari bumi, maka sinar matahari bersifat lokal, hanya bisa menyinari bagian-bagian bumi tertentu secara bergantian. Matahari memiliki 3 orbit perputaran. Perpindahan orbit tersebut terjadi secara rutin, bak seperti sistem kalender. Silahkan cek video ini :

            Hal itulah yang menyebabkan perbedaan waktu dan musim pada tiap-tiap bagian bumi.

            Terhalang gunung? padahal matahari dengan jelas terbit dan terbenam dan fenomena ini dilihat setiap hari..??
            tertutup kelembapan udara?? justru ini malah mematahkan argumen FE. pada penelitian kapal yang langsung hilang dengan kamera. terjadi pada saat musim panas, kapal tertutup uap. tapi ketika penelitian ulang, pada wkatu tidak panas yang FE tidak tampilkan penelitian tersebut, membuktikan kapal tenggelam ke dasar laut perlahan.

            Mengenai terhalang gunung, tertutup awan, tertutup kelembaban udara, adalah beberapa fenomena yang menyebabkan matahari terkadang tampak tenggelam. Ketika senja tiba sejatinya matahari itu menjauh dari posisi kita berada, sesuai dengan hukum perspektif. Jika agan lihat matahari senja di gurun dan tanpa penghalang, agan akan lihat matahari jauh dan mengecil seperti ini :


            Soal kapal yang tenggelam di horizon, perlu di pahami, bahwa justru di waktu panas lah proses penguapan air laut berlangsung. Efek bagian bawah kapal yang meghilang justru semakin terlihat ketika kondisi panas terik. Tanpa adanya kelembaban udara pun, sejatinya memang kapal yang menjauh akan terilat tenggelam di horizon sesuai dengan hukum perspektif yang berbunyi sbb :

            – Benda yang besar, semakin jauh terlihat semakin mengecil
            – Benda yang tinggi, semakin jauh terlihat semakin rendah (ini yang membuat kapal terlihat tenggelam)
            – Garis sejajar yang mengarah pada titik horizon akan bertemu di satu titik hilang
            – dll

            Sekali lagi fenomena tenggelamnya kapal di horizon, bukanlah penanda bahwa bumi ini melengkung dan berbentuk bola. Sejatinya, kapal hanya menjauh dari pandangan sesuai dengan hukum perspektif, ditambah adanya kelembaban udara di horizon seperti kabut ataupun penguapan air laut.

            Satu hal lagi, manusia memiliki batas ketinggian dalam memandang (eye level). Eye level selalu sejajar dengan horizon, Hal ini mengartikan jika kita menaikan posisi pandangan kita, maka tinggi horizon berubah & kapal akan tetap terliat utuh.

            Refraksi itu pembelokan.. seperti sendok dimasukan ke dalam gelas terlihat sendoknya membelok.. tapi apakah kapal saat dilihat dari jauh membelok? kan tidak.refraksi kasus lain.

            Udara yang begitu lembab dan mengandung banyak air akan membuat efek refraksi. Dalam ilmu fisika, benda yang ada di dalam air akan tampak lebih dekat dan lebih besar jika dilihat dari luar permukaan. Inilah yang di sebut dengan refraksi. Tidak hanya membuat suatu benda jadi tampak dekat dan besar, refraksi air juga bisa membuat suatu benda berada di posisi yang tidak sebenarnya.

            Kapal laut di horizon yang tertutup kelembaban udara, akan menjadi terlihat besar, dan tidak pada posisi yang sebenarnya. Ketika airlaut menguap dan menutupi bagian bawah kapal, maka kapal yang seolah besar itu akan tampak tenggelam. Itulah refraksi yang kami maksudkan.

            Efek refraksi ini juga berlaku pada matahari yang terkadang tampak sangat besar saat senja. Menurut United State Geological Survey (USGS), atmosfir kita di penuhi dengan air. Akibat refraksi atmosfir tersebut, matahari yang terbenam terkadang tampak besar dan dekat serta membuat efek seolah matahari terbenam. Namun matahari yang tampak besar itu sebenarnya tidak pada posisi yang sebenarnya. Matahari berada pada posisi yang jauh, dikarenakan rutinitas peredarannya yang menyinari wilayah-wilayah bumi secara bergantian dari arah timur ke barat

            next soal gambar.. anda sudah punya bukti apa kalau benda-benda diluar itu memiliki eletron?
            jangan ngarang2 admin…

            Aku tidak menghadirkan mereka (iblis dan anak cucunya) untuk menyaksikan penciptaan langit dan bumi dan tidak (pula) penciptaan diri mereka sendiri; dan tidaklah Aku mengambil orang-orang yang menyesatkan itu sebagai penolong (QS AL Kahfi ayat 1)

            Seperti yang sudah Admin terangkan, bahwa sebagai mahluk ciptaan Nya ada hal-hal yang menjadi batasan manusia di perkenankan mengetahui. Ketika Allah mengatakan ia cipatakan Langit dan Bumi tanpa ada penjelasan, ya ber arti di situlah batas manusia mengetahui. Namun ada ayat lain yang berbunyi seperti ini :

            “Wahai jama’ah jin dan manusia jika kamu sanggup menembus/melintasi penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak akan bisa menembusnya melainkan dengan sulthan (kekuatan).” (QS Al-Rahman: 33)

            Sejatinya langit ini tak bisa di tembus, tidak ada yang mampu menggapai bulan, bintang ataupun matahari. Sejarahpun telah membuktikan bahhwa langit tidak dapat di tembus. Silahkan cek http://www.melinweb.com/bom-nuklir-langit-as-dan-soviet-1958/.

            Namun satu-satunya cara agar bisa menembus langit, mengetahui apa yang ada dilangit, dan apa yang menjadi sifat-sifat benda langit itu adalah dengan “Shulthan”. Para ahli tafsir mengartikan sulthan yang di maksud adalah ilmu. Jadi dengan ilmu, manusia bisa mendiagnosa, berhipotesa, meneliti sifat benda-benda langit tersebut dengan persamaan apa yang ada di semesta bumi ini.

            Atom adalah ciptaan Nya. dan Alhamdulillah manusia menemukan ilmu Allah ini. Inti atom yang terdiri dari proton dan neutron di keliling oleh elektron tanpa terjatuh tanpa terbentur (elektromagnetik). Ilmu atom ini adalah salah satu bagian dari petunjuk Allah agar kita mampu menembus penjuru langit, mengetahui sifat dari benda-benda langit, yakni sifat matahari, bulan dan bumi.

            -Salam-

    1. Seharusnya artikel mengenai Big Bang, bisa membantu anda menyimpulkan ada atau tidaknya planet-planet.

      “Earth is a Realm, it is not a planet. Earth would be more easily defined as a system environment”
      -Nikola Tesla-

  8. ah masa sih bumi itu datar??timbulah penasaran, ternyata setelah cari cari informasi lama lama saya makin yakin klo bumi itu datar,

  9. Saya lebih percaya al-quran dari pada nasa, sudah banyak penjelasannya dalam al-quran dan salah satu tanda tanda datangnya hari kiamat adalah matahari berada sepenggalah diatas kepala kita, itu menunjukan bahwa matahari tidak sebesar itu. Cmiiw

  10. cok kok tambah yakin kalau bumi itu datar ..
    Bener omongan mbah biyen .. ndonya iku koyok piring langit koyok tudung saji ne ..
    Saya mungkin terlalu bodoh .. atau gimana bingung lah ..
    Terus peristiwa isra miraj gk bisa dijelaskan dengan teori bumi bulat, bisa d jelaskan kalaau ada lapisan langit yg tk bisa ditembus.. duh tambah mumet .. wkwkwk
    Durung tambah peristiwa sufistik yg tk bisa ditulis .. karena tk ada bukti real ..

  11. Mohon dijawab pertanyaan ini yah:
    Jikalau bumi memang datar, mengenai pergerakan matahari (ada 2 asumsi).
    1. Jika bumi datar dan matahari bergerak berdasarkan rotasi 360″ maka ada suatu waktu di semua negara di bumi menjadi malam (kalau diartikan 180″ adalah 12 jam maka ada waktu 12 jam untuk semua negara dalam kondisi malam).

    2. Jika bumi datar dan matahari hanya bergerak mengitari kedatarannya bumi maka ada suatu negara yang mana Matahari terbit dari arah timur, utara, dan selatan (karena yang kita tau matahari terbit dari barat).

    1. Menurut kami agan perlu tau dulu perbedaan asumsi bumi datar dan globe. Contohnya mengenai ukuran matahari, cara pergerakannya, termasuk juga asumsi arah mata anginnya. Kalo agan dah paham soal itu, seharusnya ga ada pertanyaan seperti yang agan utarakan diatas!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *