Fakta FE

1. Horizon selalu tampak datar/ rata sempurna. Sesuai dengan apa yang di lihat oleh Auguste Piccard, Foto-foto amatir yang diambil dari balon udara, roket, pesawat atau drone selalu menunjukan horizon yang datar di ketinggian lebih dari 20 mil (32 km). Tahun 1932 Piccard melakukan penerbangan dengan balon udara setinggi 22 km dari permukaan laut, dan menurut kesaksiannya ia melihat bahwa “bumi berbentuk cakram yang pinggirnya menengadah” Cuma NASA dan badan antariksa pemerintah di negara-negara yang menunjukan adanya lengkungan bumi dengan bantuan CGI.

2. Para surveyor, insinyur atau arsitek tidak pernah melakukan perhitungan adanya lengkungan bumi dalam proyek-proyek pembangunan seperti jalan tol, jalur kereta api, jembatan, terowongan, kanal dll. Semua diukur secara horizontal dan rata sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

3. Jika bumi berbentuk bola dengan keliling 40.075 Km, maka seorang pilot pesawat harus terus menerus menyesuaikan ketinggian terbang pesawatnya agar tidak bablas keluar angkasa. Dengan kecepatan sekitar 800 km/jam, ia harus konsisten menurunkan ketinggian pesawatnya 0,85 km/menit, karena jika tidak, maka pesawat akan menjauh dari permukaan bumi lebih dari 50 km dalam waktu kurang dari 1 jam. Namun faktanya, hal tersebut tidak pernah mereka dilakukan.

4. Jika bumi berbentuk bola dan berotasi bersama atmosfirnya dari timur ke barat dengan kecepatan 1.670 km/jam (lebih dari kecepatan suara), maka pesawat terbang tidak akan mungkin bisa mengimbangi kecepatan rotasi bumi saat mendarat. Situasi ini memungkinkan pesawat justru melawan arah rotasi , mengingat pesawat bisa datang dari arah utara, selatan, barat, timur atau arah lainnya. Pesawat seharusnya akan gagal mendarat. Namun pada kenyataanya, ke khawatiran tersebut bisa diabaikan. LOL

5. Penyebab air laut, gedung-gedung, kereta api, tank baja, truk container, mahluk hidup, dsb dapat menempel pada permukaan bumi bola, adalah adanya “kekuatan gaya tarik bumi yang begitu besar” (Gravitasi). Namun fakta disisi yang lain menunjukan, kalau gravitasi juga bisa didefinisikan sebagai kekuatan gaya tarik yang sangat lemah karena tidak mampu menarik balon helium atau hewan kecil seperti burung kecil dan serangga yang sedang terbang bebas kesana kemari dengan mudahnya.

6. Jika model bumi globe benar adanya, maka kondisi / karakteristik musim, Iklim dan suhu di Artik dan Antartika seharusnya tidaklah berbeda. Hal ini juga ditandai oleh jenis flora dan fauna yang harusnya sama. Namun faktanya beruang kutub cuma ada di Artik dan Pinguin cuma ada di Antartika.

7. Dalam suatu percobaan seorang penemu berkebangsaan inggris bernama Dr Samuel Birley Rowbotham melakukan percobaan utnuk memastikan lengkungan bumi. Ia menancapkan 6 bendera setinggi 1.5 meter setiap 1 mil (1609,34 m) disepanjang garis pantai (6 mil). Ia menelaah dengan menggunakan teleskop setinggi bendera yang ia tancapkan tepat di belakang bendera pertama. Hasilnya ia melihat 6 bendera lurus sempurna.

Jika bumi berbentuk globe dengan keliling 25.000 mil, menurut Dr Rowbotham seharusnya bendera akan semakin terlihat menurun. Bendera kedua (B2) turun 0.2 m, B3 turun 0,8 m, B4 turun 1.8 m, B5 turun 3,2 m, B6 turun 5.08 m. Kesimpulannya “Tak ada Lengkungan Bumi”

8.Dr Samuel Birley Rowbotham pernah melakukan percobaan di Bedford, Norkfolk, Inggris. Kanal di tempat itu lurus sejauh 6 mill (9.7 km) dan tidak terhalang pandangannya. Ia berdiri ditepi kanal dengan tinggi 8 inci dari permukaan air. Kemudian ia menyuruh rekannya berlayar sejauh 6 mill dengan membawa bendera setinggi 16 kaki (4.8 m).

Jika bumi berbentuk globe dengan keliling 25.000 mil, seharusnya pada jarak 6 mil bumi melengkung sebanyak 16 kaki. Hal ini mengartikan benda yang tingginya kurang dari 16 kaki tidak akan terlihat pada jarak 6 mil. Namun fakta yang di dapatkan oleh Rowbotham, kapal masih tetap terlihat utuh. Kesimpulannya, bumi bukanlah berbentuk bola, dan lengkungan tidak pernah ada.

9.Salah satu bukti jarak bumi dengan matahari tidaklah 149,6 juta KM adalah fenomena munculnya sinar matahari yang menyebar dari balik awan. Jika memang matahari sedemikian jauhnya, seharusnya sinar matahari yang menembus celah-celah awan adalah sinar yang tegak lurus. Hal ini menandakan kalau matahari tidaklah sebesar dan tidak sejauh yang digambarkan oleh sains modern.

10.Observasi di alam nyata membuktikan, bahwa ada perbedaan ukuran yang signifikan ketika mengambil gambar matahari dari darat dan dari atas awan (udara). Matahari tampak lebih besar ketika diambil gambarnya dari udara, dibandingkan dengan pengambilan gambar dari darat. Jika memang matahari begitu besar dan begitu jauh dari bumi, seharusnya tidak tampak perbedaan ukuran melihat matahari dari darat dengan melihat dari ketinggian beberapa km saja. LOL

11. NASA mengatakan bahwa bulan berbentuk bola dan memiliki unsur yang padat, hingga manusia bisa menginjakan kaki disana. Observasi dilapangan menunjukan fakta, bahwa unsur bulan tidak-lah padat. Bulan sering nampak berwarna abu-abu dengan bagian yang transparant disiang hari. Bulan memang jelas melingkar namun tidaklah berbentuk bola.

12. Awam mengklaim bahwa jika bumi ini datar, seharusnya kita bisa melihat pulau yang ada diseberang laut dengan menggunakan telescope atau alat bantu pengelihatan jarak jauh lainnya. Ini jelas tidak masuk akal, karena hukum persepektif tetap berlaku pada telescope atau kamera secanggih apapun, yang membedakan adalah letak titik hilang pada horizonnya saja. Selain itu pula, kelembaban udara juga menjadi faktor keterbatasan kita tidak bisa melihat jauh. Fenomena tenggelamnya bagian bawah kapal dihorizon adalah contoh nyata adanya kelembaban udara diatas permukaan laut.

13. Jika matahari begitu besar, begitu jauh dari bumi, dan bumi adalah bola yang berputar, seharusnya transisi siang ke malam akan terjadi seketika dan cepat, seperti anda menyalakan lampu kamar. Observasi dialam menunjukan bahwa transisi siang ke malam terjadi secara bertahap, cahaya matahari perlahan memudar hingga akhirnya menghilang. Kenyataan ini lebih sejalan dengan pemahaman FE dimana matahari hanya sebesar bulan dan berjarak 4.159 km mengelilingi bumi di tiga garis edarnya secara teratur.

14. Sungai Nil (Mesir, Afirka) merupakan sungai yang mengalir ke arah utara lebih dari 4.000 mill atau sekitar 6.438 km. Dengan kata lain, dalam pemahaman GE aliran sungai Nil bergerak naik ke arah Artik (naik ke atas) di permukaan bumi yang melengkung.

Fakta sungai nil ini justru lebih sejalan dengan pemahaman FE, karena seharusnya sifat alamiah air akan selalu bergerak turun untuk menemukan tingkatnya. So, actually there is no curve

We Will Update Soon …