Bank Sentral AS adalah milik Elite Global

Mungkin masih ada diantara anda yang bertaya-tanya, “Mengapa Elite Global membuat ilusi bentuk bumi bulat, cerita luar angkasa dan propaganda lainnya? apa yang tujuan mereka?”. To the point saja, bahwa alasan utama Elite Global melakukan itu semua adalah adalah UANG. Tahukah anda bahwa yang mencetak uang dollar sampai dengan saat ini bukanlah pemerintah AS melainkan swasta? Mengapa bisa demikian? Jawabannya, karena bank sentral AS adalah milik Elite Global. Berikut saya ulas lebih detail bagaimana cara mereka bisa mengambil alih kekuasaan moneter AS dan dunia hingga sekarang.

Bank Sentral AS adalah Swasta

federal-reserve-bank-sentral-swasta-asSampai dengan saat ini, mata uang yang menjadi acuan dunia adalah dollar Amerika (USD). Bank sentral AS atau Federal Reserve adalah satu-satunya bank yang memiliki hak untuk mencetak dollar. Yang perlu anda tahu, sebenarnya Federal Reserve (FED) bukanlah dibawah naungan pemerintah AS. Mereka adalah Swasta. Betapa hebatnya swasta ini hingga mempunyai hak satu-satunya untuk mencetak uang dollar.

Untuk bisa memahami cara kerja FED, kita harus kembali ke awal tahun 1910. FED adalah bank sentral yang dinilai para ekonom sebagai “Perampokan terbesar yang pernah dijadikan undang-undang kepada Rakyat AS dan dunia”. Dikarenakan FED bukanlah milik pemerintah, FED tidak mempunyai uang cadangan. Namun FED lah yang mengontrol pasokan uang di AS dan dunia.

Awal mula FED mengambil alih kekuasaan moneter AS

Pada tanggal 23 Desember 1913, dimana itu adalah tanggal sebelum hari raya Natal, UU Bank Sentral FED di tanda tangani oleh Presiden Woodrow Wilson pada saat sebagian besar anggota kongres berlibur. Disinilah keahlian Elite Global dalam melakukan tipu muslihat, mereka mencuri start kongres sehingga UU bisa di setujui.




Lembar yang di tanda tangani itu tampak sepele. Namun sebenarnya, saat itulah telah terjadi pemindahan kekuasaan sistem moneter dari pemerintah, ke tangan swasta atau beberapa orang terkaya. Berlakunya UU FED 1913 itu, memberikan kekuasaan tak terbatas kepada beberapa institusi perbankan kaya di Amerika.

banking-and-currency-and-the-money-trust-by-charles-a-lindbergh-srSebenarnya saat itu ada senator yang tidak setuju, namanya Charles Lindbergh, Sr. Ia merupakan wakil rakyat anti mafia di Minnesota. Ia menulis didalam buku Banking and Currency and The Money Trust.

“When the President signs the bill, the invisible government by the Monetary Power will be legalized and the worst legislative crime of the ages is perpetrated by this banking bill.”

“This system is private, conducted for the sole purpose of obtaining the greatest possible profits from the use.”

-Charles Lindbergh, Sr-.

“Ketika Presiden menandatangani UU itu, pemerintahan bayangan yang dijalankan oleh kekuatan moneter menjadi sah dan kejahatan legislatif terburuk sepanjang masa terjadi akibat diberlakukannya UU perbankan ini.”

“Sistem ini adalah swasta, dijalankan hanya untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya dengan menggunakan uang orang lain.”

Keistimewan Kebijakan FED

FED memiliki kekuasaan untuk menerbitkan uang, memanipulasi tingkat suku bunga, dan menyalurkan dana bailouts rahasia. Sementara kongres dan presiden tidak boleh melakukan pengawasan penuh atas FED.

Ketika bersaksi di kongres 2009, ketua FED yakni Ben Bernake, yang bisa disebut juga sebagai gubernur bank sentral, menolak memberikan institusi mana saja yang menerima dana triliunan dollar dari penyaluran bailout dan kredit. Ia menolak memberikan keterangan detail kepada kongres (DPR), tentang perjanjian apa yang dibuat dengan penerima dana.

Dari video anda bisa melihat bahwa ketika gubernur bank sentral di tanyakan oleh DPR “kepada siapa di bagikan uang sejumlah $ 2.2 T USD ?” ia bisa menolak menyebutkan. Dampak dari bailout ini semua mata uang akan menjadi turun nilainya (inflasi dunia) dan disinilah perampokan terjadi. Perampokan model ini jelas lebih jahat dari perampokan dengan senjata.

Bisa dikatakan FED adalah bank sentral swasta yang menyamar sebagai pemerintah. Mantan ketua FED yakni Alan Greenspan juga memberikan pernyataan bahwa FED tidak tunduk pada pemerintah.

“Yang terpenting FED adalah agen independen, berarti pada dasarnya, tidak ada organisasi pemerintah yang boleh membatalkan segala kebijakan yang kami ambil” – Alan Greenspan.

Semua Kebijakan FED adalah Jebakan untuk Merugikan Dunia

Kesimpulannya FED hanya bisa ditundukan oleh pemiliknya, yakni Elite Global. Dibawah skema FED ini negara-negara dan rakyatnya dipaksa menjadi budak hutang dari elite keuangan yang berkuasa (Elite Global). Bukan karena mereka lebih baik atau lebih pintar, namun karena mereka telah menerapkan sistem yang menguntungkan mereka dengan merugikan semua orang di dunia. Inilah yang kami maksudkan sebagai Jurus membangkrutkan negara yang dilakukan sejak lama dan di awali oleh para pendahulu Elite Global dimasa lampau.

Terjebaknya negara-negara membeli satellite pun, adalah bagian dari sistem dan politik untuk membangkrutkan negara- negara di dunia. Lewat propaganda yang mereka lakukan itu, mereka bisa mengeruk keuntungan yang unlimited. Tiap dolar yang dicetak adalah hutang dan bunga. Mereka tidak akan pernah peduli dengan kita. Membangkrutkan negara dan menghancurkan agama adalah goal mereka untuk membuat “Novous Ordo Seclorum” atau “New World Order”.

banner-728-x-90

One thought on “Bank Sentral AS adalah milik Elite Global

  1. Riba…riba…riba…
    Kalo riba sudah meraja lela jangan heran kalo Tuhan mengizinkan peperangan antar umat manusia,,hentikan menabung dibank saudara karena bukan cuma anda yang rusak tapi kita dan anak cucu kita yang merasakan dampak buruknya,,,orang jujur akan menjadi rusak dan orang yang sudah rusak akan bertambah rusak lagi…

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *