Apa benar dunia dilanda Global Warming ?

Isu Bahaya Global Warming

Sejak beberapa tahun terakhir ini NASA meng klaim bahwa suhu rata-rata bumi mengalami peningkatan. Istilah peningkatan panas ini disebut dengan Global Warming. Titik bermulanya fenomena ini adalah sejak terjadinya revolusi industri di dunia, dimana pencemaran udara diyakini sebagai penyebab utamanya. Menurut data NASA, tahun kemarin (2016) diyakini sebagai kondisi yang paling terpanas sepanjang kehidupan umat manusia.

Antara tahun 1880 sd 2000 suhu bumi naik 0,1℃ dan dari tahun 2000 sd 2016 suhu bumi kembali naik diangka 1℃. Kesimpulannya selama kurun waktu 17 tahun, umat manusia diyakini telah berhasil menaikan suhu bumi menjadi 1℃ lebih panas. Kenaikan ini di yakini berdampak terhadap mencairnya es yang berada di kedua kutub bumi. Jika memang benar demikian yang terjadi, maka kehidupan umat manusia dan mahluk hidup lainnya menjadi terancam karena Global Warming.

Sampai dengan saat ini pencemaran udara masih saja terjadi, dan jika suhu meningkat menjadi 2℃ lebih panas, diyakini bahwa 40% hutan hujan akan musnah. Tumbuhan akan lenyap yang berdampak terhadap kehidupan satwa dan manusia. Jika naik 3-4℃ pohon akan kehilangan kemampuannya untuk menghirup karbondioksida. Kebakaran hutan akan meningkat, dan akan banyak padang pasir di muka bumi ini. Jika naik 5℃ semua mahluk hidup akan musnah, dikarenakan kadar racun di atmosfer yang meningkat.

Demikianlah sekilas penggambaran yang di paparkan kepada khalayak mengenai bahaya Global Warming oleh para ilmuan dunia dan para pemimpin dunia. Namun apa benar dunia dilanda global warming? apa benar saat ini bumi sedemikian rapuh nya?

Konspirasi Global Warming

Dalam kitab suci, dikatakan bahwa bumi ini diciptakan Tuhan dengan penuh persiapan dan bukan merupakan suatu kebetulan akibat dentuman / ledakan keras suatu inti atom yang disebut dengan Big Bang. Sains modern bertentangan dengan apa yang Tuhan sampaikan kepada umatnya melalui kitab suci. Bumi itu spesial, bumi adalah alam semesta, bukan sebuah planet, dan bumi memiliki aturan nya sendiri.

Kami mendapati dari suatu sumber, bahwa dokumen Climate Research Unit di East Anglia University telah dibobol. Dokumen itu berisi tentang pemalsuan data yang dilakukan oleh peneliti iklim untuk menguatkan dogma Global Warming atas perintah para penguasa Global. Dalam dokumen itu tertera bahwa tidak semua ilmuan menyetujui klaim mengenai Global Warming. Beberapanya justru menyatakan tidak pernah ada bukti ilmiah mengenai peningkatan karbondioksida, metana atau efek rumah kaca yang dinilai memicu terjadinya global warming. Para ilmuan yang tidak setuju itu justru menemukan bukti ilmiah yang berkebalikan, yakni jika karbondioksida meningkat justru akan menimbulkan banyak efek menguntungkan bagi tumbuhan, hewan dan lingkungan alam di bumi, bukan justru terjadi pemanasan bumi.

Percaya atau tidak, isu Global Warming ini sebenarnya adalah suatu strategi untuk menghasilkan keuntungan dunia bagi para pengatur dunia yang biasa disebut Elite Global. Strateginya sebenarnya itu-itu aja, “Tebar paku dijalan dan menawarkan solusi tambal ban berbayar”. Cerita luar agkasa, dogma Globe Earth, Minyak bumi berasal dari fosil dan prestisnya berlian adalah cerita mereka sebelumnya yang sampai hari ini telah memiliki citra dimasyarakat sesuai dengan keinginan mereka. Kembali kami ulang, tujuan mereka mengeruk keuntungan dunia sebanyak-banyaknya. Pencitraan Global Warming mereka sosialisasikan serapih mungkin, baik secara langsung maupun tersirat. Contohnya melalui film-film hollywood buatan mereka seperti film dokumenter “An Inconvenient Truth” atau “The day After Tomorrow”.

Fisikawan Top Mengundurkan diri Karena Isu Global Warming

Pada bulan Oktober 2010 Seorang ilmuan sekaligus fisikawan tingkat atas asal Amerika Serikat bernama Hal Lewis mengundurkan diri dari American Physical Society (APS). Ia menulis sepucuk surat kepada Curtis G. Callan, Jr selaku presiden komunitas ilmuan tersebut. Dalam surat pengunduran dirinya ia mengungkapkan, sebagai berikut.

it is of course, the global warming scam, with the (literally) trillions of dollars driving it, that has corrupted so many scientists, and has carried APS before it like a rogue wave. It is the greatest and most successful pseudoscientific fraud I have seen in my long life as a physicist. Anyone who has the faintest doubt that this is so should force himself to read the ClimateGate documents, which lay it bare. (Montford’s book organizes the facts very well.) I don’t believe that any real physicist, nay scientist, can read that stuff without revulsion. I would almost make that revulsion a definition of the word scientist.

Singkat kata ia mengatakan bahwa Gobal Warming adalah penipuan dengan budget triliunan dollar. Isu tersebut telah merusak banyak idealisme ilmuan dan komunitas ilmuan seperti (APS). Hal ini juga merupakan penipuan pseudoscientific terbesar dan tersukses yang pernah ia lihat dalam hidup nya sebagai fisikawan. Ia merekomendasikan siapapun untuk membaca documen dari Climate Gate. Saat ini ia sulit mempercayai bahwa seluruh ilmuan yang ada sekarang benar-benar seorang ilmuan nyata.

Bersambung …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *